Pelajaran Demokrasi dari Amerika

Akhir-akhir ini sekilas saya mengikuti proses pemilihan calon presiden amerika. Mulai dari tingkat konvensi partai demokrat dan republik untuk memilih kandidatnya bertarung pada pemilihan Amerika 1 yang akan duduk di Gedung putih.

Yang paling menarik bagi saya untuk diambil hikmah demokrasi tingkat tinggi yaitu pada konvensi partai Demokrat yang mengusung dua kandidat Barack Obama dengan Hillary Clinton.

Pada awalnya mereka saling serang untuk mencari simpati pemilihnya dengan berjanji jika terpilih kelak akan membawa perubahan menuju kearah yang lebih baik minimal isu itu yang dijual masing-masing calon dan memang benar entah siapa yang menang nanti akan menepati janjinya.

Setelah melalui perjuangan yang panjang dan pinter-pinteran ngomong, adu strategi, sikut kanan-kiri, saling jambak (he he emang geng nero) tapi yang jelas sportif dan gentle gitu .. akhirnya Barack Obama sebagai pemenang sekaligus sebagai calon dari partai Demokrat.

Dan disini letak pelajaran yang perlu kita contoh, Hillary Clinton dengan sikap kesatria mengakui lawan politiknya Barack Obama yang dipilih para pemilih partai Demokrat. Dan mengajak para pemilihnya untuk mendukung Barack Obama sebagai calon dari partai Demokrat menuju kursi presiden.

Kapan hal seperti ini terjadi di tanah kelahiranku?? dimana sampai saat ini antara presiden dan mantan presiden kita tidak saling sapa hick hick…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: